Be (+)

Wait.. Uhm, what’s today? Saturday? Oh yeah,

So, being unemployed or self employed is not really enjoyable. You have all the time in the world, but really, even all the time is never enough. Too much to tweet, to see, to blog, to view, to pin, to craft, to think about next project, to search for inspiration even to eat. Especially when your ideas are scatter everywhere and you don’t which one to pick up first. Ideas, ideas, ideaas!

Well, yeah, my week is full of inspirations.

Aku dan kedua kakakku sudah membicarakan dengan serius, malah sangat serius dan menjiwai bahwa kami akan mengembangkan usaha flanel ini menjadi lebih terbuka dan tersedia untuk umum, khususnya khalangan Panggoi dan Lhokseumawe, kota tercinta ini. Akhirnya, kami akan benar-benar memfokuskan diri kami di usaha flanel ini, sampai stabil dan insyaAllah apabila berhasil, kami akan meneruskan dengan usaha-usaha yang lain. Amiin.

Follow or Like us! ;)

Follow or Like us!😉

Anyway, beberapa bulan ini sejak punya pacar yang baik dan sabar, aku jadi sabar dalam berpacaran. Dan rasanya pengen banget terus-terusan positive, terus bersabar dan terus dekat dengan dia. Ternyata sabar itu menular yah.. Gak tau dengan pendapat yang lain, tapi beneran, kita bisa mencoba untuk melihat sesuatu dengan teliti, hati-hati sekali mencerna kalimat demi kalimat, lebih mendengar dan menghargai setiap perkataan.

Dan aku jadi percaya, berbagai positive attitude yang kita berikan ke orang lain (dalam artian selalu berpikir dan bertindak positive, bukan “menceramahi” ya) ternyata akan berdampak suatu saat ke diri orang lain tersebut. Seperti pemikiran beberapa filsafat dahulu dan mungkin banyak yang udah selalu mengajak orang untuk meng-apply kan tentang Think Positive, Be Positive, Do Positive. Because, it already proves that by being positive, we give something positive back to ourselves.

Lalu sebenarnya udah berapa banyak sih beberapa role model, artis, penyanyi ataupun known speaker yang selalu kita acungkan jempol atas pikiran-pikirannya yang selalu positive. Atas beberapa kritikan dan komentar jelek tentang dirinya tapi dia tetap tidak meng’indah’kan semua hal itu, malah melakukan sebaliknya. Malah terus-terusan menjadi inspirasi dan menjadi contoh di kalangan masyarakat. Many inspiring role model for me.

One of them is Dee Dewi Lestari. Aku sudah pernah bilang ke kakakku kalau aku tidak suka dengan buku-bukunya yang terlalu berfantasi ria. Tapi suatu karya dan orang dibalik karya itu, adalah dua hal yang berbeda. And she inspired me to be better when she tweets about taking criticism to another whole level.—> Read full tweets here. 

So, be whoever you want to be but always show a positive thinking and attitude. As for me, I’m learning, learning from him.😉

Anyway, sebenarnya married juga penyakit menular ya. Karena kemarin dapat kabar teman baikku di Padang, Eka yang baru aja married Jum’at kemarin, aku jadi pengen married juga. X(((( (nah, kalau yang ini bagaimana menghadapinya secara positive yaaa??)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s